Selasa, 28 Juni 2011

TEORI FILM

Teori Dasar Film 





Film mempunyai banyak pengertian yang masing-masing artinya dapat dijabarkan secara luas. Film merupakan media komunikasi sosial yang terbentuk dari penggabungan dua indra, penglihatan dan pendengaran, yang mempunyai inti atau tema sebuah cerita yang banyak mengungapkan realita sosial yang terjadi di sekitar lingkungan tempat dimana film itu sendiri tumbuh. Film sendiri dapat juga berarti sebuah industri, yang mengutamakan eksistensi dan ketertarikan cerita yang dapat mengajak banyak orang terlibat. Film berbeda dengan cerita buku, atau cerita sinetron. Walaupun sama-sama mengangkat nilai esensial dari sebuah cerita, film mempunyai asas sendiri. Selain asas ekonomi bila dilihat dari kacamata industri, asas yang membedakan film dengan cerita lainnya adalah asas sinematografi. Asas sinematografi tidak dapat digabungkan dengan asas-asas lainnya karena asas ini berkaitan dengan pembuatan film. Asas sinematografi berisikan bagaimana tata letak kamera sebagai alat pengambilan gambar, bagaimana tata letak properti dalam film, tata artistik, dan berbagai pengaturan pembuatan film lainnya.
Definisi Film Menurut UU 8/1992, adalah karya cipta seni dan budaya yang merupakan media komunikasi massa pandang-dengar yang dibuat berdasarkan asas sinematografi dengan direkam pada pita seluloid, pita video, piringan video, dan/atau bahan hasil penemuan teknologi lainnya dalam segala bentuk, jenis, dan ukuran melalui proses kimiawi, proses elektronik, atau proses lainnya, dengan atau tanpa suara, yang dapat dipertunjukkan dan/atau ditayangkan dengan sistem Proyeksi mekanik, eletronik, dan/atau lainnya.
Skenario adalah unsur yang paling penting dalam sebuah produksi film (televisi) karena merupakan unsur yang dibutuhkan paling awal sebagai rancangan untuk membuat film. Dengan sebuah skenario yang baik, sebuah film telah selesai dibuat dalam bentuk tertulis (Suwandana, 2008). Skenario merupakan tahap awal dalam pembuatan film. Tanpa skenario sebuah film akan berantakan karena tanpa tahap penyusunan pengerjaan film. Jadi, dapat dikatakan skenario merupakan tahap pengerjaan suatu film. Di dalam skenario terdapat begaimana muncul suatu kararter seorang tokoh dan setting film tersebut.
Pada dasarnya, membuat film itu dapat dibagi ke dalam 14 tahapan.

1.   Ide
Idealnya, ide ini harus unik dan original. Tapi, memutuskan untuk menyadur sebuah karya orang lain itu juga termasuk sebuah ide. Untuk mencari ide, banyak cara yang bisa dilakukan.
2.   Sasaran
Setelah mendapatkan ide, tentukan sasaran dari film yang akan dibuat. Siapa yang akan menonton film itu nantinya? Itu juga harus ditentukan dengan jelas di awal.
3.   Tujuan
Ide dan sasaran sudah ditetapkan. Yang harus dipastikan selanjutnya adalah tujuan pembuatan film.
4.   Pokok Materi
Berikutnya adalah menyusun pokok materi. Apa sih pesan yang ingin disampaikan?
5.   Sinopsis
Sinopsis adalah ringkasan yang menggambarkan cerita secara garis besar. Semacam ide awal gitu loh. Dari sinopsis ini, nantinya bisa dikembangkan menjadi cerita yang lebih detil.
6.   Naskah
Naskah adalah bentuk mendetil dari cerita. Dilengkapi dengan berbagai penjelasan yang mendukung cerita (seting environment, background music, ekspresi, semuanya…).
7.   Produksi Prototipe
Proses ini dibagi jadi 3 sub-tahap, yaitu pra-produksi (penjabaran naskah, casting pemain, pengumpulan perlengkapan, penentuan dan pembuatan set, penentuan shot yang baik, pembuatan story board, pembuatan rancangan anggaran, serta penyusunan kerabat kerja), produksi (pengambilan gambar sesuai dengan naskah dan improvisasi sutradara), purna-produksi (intinya adalah editing).



2.3     Media Peralatan dan Software yang Dibutuhkan
2.3.1    Media Peralatan
·     Digital Camera
Kamera digital digunakan untuk pengambilan gambar dalam pembuatan film dokumenter.
·     Handycam
Alat untuk pengambilan gambar bergerak dengan kualitas yang lebih baik.
·     Transportasi
Transportasi merupakan salah satu sarana yang digunakan untuk menuju lokasi – lokasi  pengambilan gambar, disini alat transportasi yang digunakan adalah sepeda motor.
·     Kostum
Kostum merupakan properti yang digunakan oleh pemain film sebagi media pendukung dalam pembuatan film.
·     Komputer dan Printer
Komputer sangat dibutuhkan dalam proses pembuatan tugas ini,mulai dari pembuatan skenario, membuat poster, pembuatan website, sampai dengan pembuatan filmnya. Sedangkan printer digunakan untuk pencetakan skenario dan poster.
   ______________________________________________________________________________

2 komentar:

  1. sumbernya dari mana??boleh tau nggak
    terima kasih
    ;)

    BalasHapus
  2. Thanks ya gan udah sharing, thanks kebetulan sedang ada tugas tentang film ni hehe tengkyu bacaanya :)

    BalasHapus